Kunjungan Internasional: Syekh Mustafa Atef Terpukau Kemegahan Perpustakaan Baru Ponpes Dalwa

PASURUAN — Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwa) kembali menjadi magnet bagi tokoh-tokoh Islam internasional. Pada Rabu, 24 Juni 2026, pesantren yang berpusat di Raci, Bangil ini mendapat kehormatan atas kunjungan munsyid kenamaan asal Mesir, Syekh Mustafa Atef. Kehadiran pelantun qasidah legendaris Qomarun tersebut disambut hangat dan langsung oleh Pengasuh Ponpes Dalwa, Abuya Habib Zain bin Hasan Baharun.

Gemuruh Qasidah di Panggung Dalwa

Aroma spiritual yang kental menyelimuti panggung utama Ponpes Dalwa saat Syekh Mustafa Atef naik ke atas panggung bersama ribuan santri. Pertemuan ini menjadi momen emas yang dipenuhi lantunan qasidah-qasidah indah dan selawat yang menggetarkan hati.

Suara merdu Syekh Mustafa Atef yang berpadu harmonis dengan gemuruh suara para santri Dalwa berhasil menciptakan atmosfer syahdu sekaligus penuh semangat mahabbah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Menjelajahi Perpustakaan Dalwa: Integrasi Khazanah Klasik dan Sistem Modern

Selepas mengisi acara di panggung utama, Abuya Habib Zain Baharun langsung mengajak Syekh Mustafa Atef menuju salah satu fasilitas kebanggaan terbaru pesantren: Perpustakaan Dalwa.

Kunjungan yang berlangsung tepat pada 24 Juni 2026 ini menjadi momen bagi Abuya untuk memperkenalkan wajah baru perpustakaan yang megah dan estetik. Bukan sekadar tempat menyimpan kitab, Perpustakaan Dalwa kini tampil memukau dengan berbagai macam sistem perpustakaan baru yang modern.

Beberapa keunggulan sistem baru yang diperkenalkan antara lain:

  • Sistem Digitalisasi Kitab: Memudahkan para santri dan peneliti mengakses manuskrip klasik dalam bentuk digital.
  • Katalogisasi Otomatis: Sistem pencarian berbasis teknologi terkini untuk efisiensi pelacakan literatur.
  • Manajemen Ruang Terintegrasi: Desain ruangan yang nyaman, kondusif, dan mendukung ekosistem literasi modern di lingkungan pesantren.

Syekh Mustafa Atef menyampaikan rasa kagum dan apresiasinya yang mendalam. Beliau memuji langkah progresif Ponpes Dalwa yang berhasil mengawinkan keluhuran tradisi keilmuan Islam (turats) dengan kecanggihan sistem teknologi modern.

Kunjungan ini menegaskan posisi Ponpes Dalwa bukan hanya sebagai lembaga pencetak kader ulama, namun juga sebagai pusat peradaban dan literasi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *