Harmoni di Antara Rak Buku: Kunjungan Hangat Selebritas Tanah Air ke Perpustakaan Assayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki

PASURUAN — Suasana di lingkungan Perpustakaan Assayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki, Ponpes Dalwa, mendadak terasa lebih semarak pada 12 Dzulhijjah ini. Kehadiran tiga figur publik ternama tanah air, Ruben Onsu, Aziz Gagap, dan Daus Mini, memberikan warna tersendiri di sela-sela agenda mereka menjadi pembawa acara (host) dalam kemeriahan “Festival Sate Nusantara” yang dihelat di lingkungan pondok.

Sebelum naik ke panggung utama untuk memandu acara, ketiga artis tersebut menyempatkan diri melakukan kunjungan istimewa ke Perpustakaan Assayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki. Kedatangan mereka disambut dengan hangat dan penuh khidmat oleh Habib Ali Zainal Abidin Alkaf, S.H., bersama Al-Habib Alawi bin Segaf Baharun, serta jajaran pustakawan yang bertugas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berkeliling meninjau fasilitas perpustakaan yang dikenal sebagai salah satu yang termegah dan tercanggih di lingkungan pesantren. Dalam suasana yang cair, para tamu diajak menyusuri lorong-lorong rak buku yang menyimpan ribuan khazanah keilmuan.

Meski dikenal dengan sosok yang humoris, ketiganya tampak begitu terpaku mengamati estetika arsitektur perpustakaan serta sistem tata kelola yang rapi. Mereka terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan mengenai program-program unggulan perpustakaan yang menjadi jantung literasi bagi para santri Dalwa.

Momen kunjungan ini tidak kehilangan sisi keceriaan. Ciri khas humoris dari Aziz Gagap dan Daus Mini, yang dipadukan dengan kepiawaian Ruben Onsu dalam membawa suasana, membuat percakapan dengan pengurus pondok menjadi penuh gelak tawa. Meski diselingi candaan, nada kekaguman yang mendalam tetap terasa kuat.

“Kami sungguh tidak menyangka, di dalam lingkungan pondok pesantren ada perpustakaan sekeren dan selengkap ini. Benar-benar sangat memanjakan mata dan pikiran,” ujar salah satu dari mereka di sela-sela obrolan santai, yang disambut senyuman bangga dari para tuan rumah.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda selingan sebelum tampil di panggung, melainkan membawa manfaat tersendiri. Kehadiran para pegiat media ini memberikan kesan yang indah dan tak terlupakan terhadap eksistensi perpustakaan. Testimoni positif dari para figur publik ini menjadi bukti bahwa kualitas fasilitas keilmuan di pesantren sudah mampu menyejajarkan diri dengan standar modernitas dunia luar.

Agenda kunjungan ditutup dengan sesi ramah tamah singkat sebelum ketiganya bertolak menuju lokasi Festival Sate Nusantara. Melalui kunjungan ini, Perpustakaan Assayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki kembali menegaskan perannya sebagai ruang terbuka yang mampu menginspirasi siapa saja, dari berbagai latar belakang, untuk lebih mencintai literasi dan ilmu pengetahuan.

Semoga kesan indah yang dirasakan para tamu menjadi syiar tersendiri bagi kemajuan peradaban literasi di lingkungan Pondok Pesantren Dalwa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *