
Dalam upaya meningkatkan budaya literasi dan semangat membaca di kalangan santri, Perpustakaan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) rutin mengadakan program Ansyath at-Thullab. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada santri yang paling aktif mengunjungi perpustakaan dan memanfaatkan fasilitas literasi selama satu bulan penuh.
Program Ansyath at-Thullab menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh para santri. Setiap harinya, pengelola perpustakaan mencatat data kunjungan, aktivitas membaca, serta peminjaman buku dan kitab oleh para pengunjung. Dari data tersebut kemudian dipilih beberapa santri dengan tingkat kunjungan terbanyak dan aktivitas literasi terbaik sebagai pemenang bulanan.
Menariknya, para pemenang tidak hanya mendapatkan apresiasi simbolis, tetapi juga memperoleh hadiah berupa kitab pilihan dan sertifikat penghargaan. Pemberian hadiah tersebut bertujuan untuk menambah semangat santri dalam menuntut ilmu sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi dan kajian keislaman.
Pengumuman pemenang Ansyath at-Thullab dilaksanakan setiap bulan pada acara Lailatut Takrim, yaitu malam penghargaan dan apresiasi yang diselenggarakan di lingkungan pesantren. Pada momen tersebut, nama-nama santri terbaik diumumkan di hadapan para santri lainnya sehingga menjadi motivasi bersama untuk semakin aktif belajar dan membaca. Suasana pengumuman sering kali berlangsung meriah dan penuh antusias karena para santri merasa bangga ketika usaha mereka dalam mencari ilmu mendapatkan penghargaan.
Kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan perpustakaan. Jumlah kunjungan santri mengalami peningkatan, terutama pada bagian koleksi kitab fiqih, aqidah, hadis, tafsir, serta buku-buku bahasa Arab (lughah). Selain membaca untuk kebutuhan pelajaran, banyak santri yang mulai menjadikan perpustakaan sebagai tempat belajar mandiri, diskusi, dan memperluas wawasan keilmuan.
Melalui program Ansyath at-Thullab, perpustakaan Dalwa tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat penggerak budaya membaca di lingkungan pesantren. Program ini membuktikan bahwa apresiasi sederhana seperti hadiah kitab dan sertifikat mampu memberikan pengaruh besar dalam membangun semangat belajar para santri.
Dengan terus berlangsungnya kegiatan ini setiap bulan, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki kebiasaan membaca yang kuat serta semangat tinggi dalam menuntut ilmu. Program Ansyath at-Thullab menjadi salah satu langkah nyata perpustakaan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa) dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aktif, ilmiah, dan penuh semangat literasi.
